Home > Uncategorized > Hasil Diskusi Masalah Mirip-Mirip

Hasil Diskusi Masalah Mirip-Mirip

Hasil Diskusi Kelompok
Polisi (Aparat )
–          Penangkapan pertama ariel
–          Mencari kesaksian/ alasan video bisa tersebar luas
–          Mencari hak kepemilikan video

Alasan :
–           adanya aksi masyarakat
–          adanya peraturan pornografi
Pakar Telematika
–          memberikan pihak berwajib bahwa video asli bukan rekayasa
–          jika video hasil rekayasa/ tidak asli maka akan langsung dilaporkan ke pihak berwajib (aparat/polisi) tanpa dipublikasikan

–          perlu dibuatnya peraturan UUD keamanan saksi, perlindungan saksi. Siapa yang menyebarkan harus dihukum, yang mendapatkan hukuman si penyebar video bukan si pelaku karena pelaku tidak ikut andil dalam penyebaran. Dan video tersebut murni m ilik pribadi tanpa niat dari sipelaku untuk menyebarkannya

Jaksa

Memutuskan hukuman berdasarkan bukti, bukan pada masalah mirip atau tidak mirip

DPR

Pelaku yang pertama di tangkap adalah ariel

Para media tidak usah ikut dalam hal mengekspos, meliput atau disebar luaskan agar tidak terjadi isu-isu kemiripan seperti ini yang mengakibatkan kericuhan  dan kasus yang berkepanjangan.

Struktur

Pelaku

Penyebar/ pengedar video

Penonton

Masyarkat

Aparat (polisi)

Jaksa

Pakar Telematika

DPR

Subtansi:

Manfaat kasus ini adalah :

–           Memberi efek jera bagi pelaku, pengedar maupun masyarakat agar kasus di atas jangan sampai terulang atau terjadi kembali.

–          Memperbaiki hukum pemerintah indonesia tentang perlunya revisi tentang UUD pornografi. Sistem Peraturan tentang hukuman dalam kasus seperti diatas. Agar yang dihukum bukan hanya pelaku tetapi pengedar. Ataupun peraturan hukum yang memberikan hukuman sesuai siapa yang bersalah dalam kasus ini. Dalam kasus ini si pengedar, bukan si pelaku karena pelaku bukan dengan sengaja menyebarkan tetapi karena adanya si pengedar.

–          Pemerintah mengatur agar media massa memiliki batasan-batasan dalam meliput suatu berita. Mana yang pantas untuk ditayangankan dan mana yang tidak.

–          Memperbaiki sistem hukum indonesia agar kasus diatas di adili bukan berdasarkan masalah mirip atau tidak tetapi berdasarkan bukti yang ada yang telah jelas

–          Memunculkan keprihatinan masyarakat tentang kasus pornografi sepeti kasus ini

Budaya Hukum

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: